Menu Content/Inhalt



 
Kunjungan CCTV4 untuk meliput kebudayaan Indonesia
Wednesday, 11 November 2009
Dalam beberapa minggu ini ada 3 tim dari CCTV4 China yang sedang berkunjung ke Indonesia dalam rangka membuat liputan tentang kebudayaan Indonesia. Rencananya hasil liputan ini akan ditayangkan dalam 8-10 episode masing-masing berdurasi setengah jam.

 

Salah satu yang menjadi bahan liputan adalah PT Gema Nada Pertiwi. Perusahaan ini mendapat rekomendasi untuk diliput karena dinilai merupakan merupakan perusahaan rekaman yang memperhatikan dan banyak memproduksi lagu-lagu daerah dan tradisional.

 

Rombongan CCTV4 datang ke kantor PT. Gema Nada Pertiwi pada hari Kamis, 5 November pagi untuk melakukan shooting dan wawancara. Artis GNP yang hadir untuk diliput dan menjadi narasumber pada hari itu adalah Sundari Soekotjo, Mus Mulyadi, dan Iin Indriani (saat ini aktif sebagai presenter Gebyar Keroncong di TVRI).

 

Selain wawancara Mus Mulyadi juga sempat membawakan lagu hitsnya, Rek Ayo Rek, serta berduet dengan Iin Indriani menyanyikan lagu Ayo Mama yang menurut crew CCTV4 populer di RRC.

 

Sundari Soekotjo diwawancara tentang musik keroncong dan juga memperlihatkan dan menjelaskan tentang koleksi batik dan kebayanya sebagai kekayaan budaya Indonesia. Dalam kesempatan itu Sundari Soekotjo juga mendendangkan langgam Bengawan Solo dalam iringan musik keroncong asli.

 

Iin Indriani sebenarnya sudah siap untuk mendendangkan lagu Dayung Sampan yang dibuat dalam aransemen keroncong, namun sebelum shooting dimulai, Iin sempat masuk studio sejenak untuk melakukan rekaman lagu Silent Night yang akan diedarkan dalam album natal istimewa 'Silen Night Holy Night" bulan November ini. Entah mengapa, pihak CCTV4 akhirnya malah meminta Iin menyanyikan lagu Silent Night tersebut dalam liputan mereka.

 

Hari Minggu 8 November malam giliran pimpinan Gema Nada Pertiwi, Bapak Hendarmin Susilo yang diwawancara tentang riwayat perusahaan, mengapa memilih jalur lagu-lagu daerah dan tradisional, serta aktivitas perusahaan terkait lagu-lagu tersebut.

 

Hari Senin 9 November, rombongan CCTV4 didampingi Bapak Hendarmin Susilo berangkat ke Solo untuk melakukan wawancara dengan ikon keroncong Indonesia, Bapak Gesang, serta meliput tentang Keraton Solo. Setelah itu mereka akan melanjutkan liputan ke Surabaya.

 

Semoga mereka dapat membuat liputan dan tayangan yang baik dan menarik sehingga citra Indonesia dapat diangkat melalui kekayaan budayanya dan sekaligus menarik wisatawan untuk datang ke Indonesia

 

 
 
 

 

 


 

Copyright © 2010 Gema Nada Pertiwi, PT.

Jl. Kebon Jeruk XV / 13 Maphar - Taman Sari Jakarta Indonesia 11160