| G E S A N G - Royalti Satu Semester |
| Tuesday, 31 March 2009 | |
|
Pencipta lagu ”Bengawan Solo”, Gesang Martohartono (92), menerima uang kontan Rp 71 juta, royalti dari lagu-lagu ciptaannya selama satu semester, Juli-Desember 2008. Secara simbolis uang itu diserahkan oleh Direktur Penerbit Musik Pertiwi (PMP) Hendarmin Susilo, Minggu (29/3) di Solo. ”Saya ini kalau berjalan sudah kleyang-kleyong, dan mudah capek. Apalagi, sudah beberapa hari ini saya sakit batuk dan pilek,” tutur Gesang. Menurut Hendarmin, royalti yang diterima Gesang kali ini adalah yang terbanyak sejak tahun 2000. Ketika itu ia mendapat royalti dari Jepang Rp 100 juta. Gesang juga penerima royalti paling banyak dari PMP, diikuti S Dis, pencipta lagu ”Butet”. Kata Hendarmin, dia juga akan memperjuangkan royalti lagu-lagu Gesang dan pemusik keroncong Indonesia yang direkam di Belanda dan Eropa. Apa yang akan dilakukan Gesang dengan uang royaltinya? ”Uang itu masuk ke bank. Enggak akan saya simpan di almari, soalnya banyak yang antre. Kalau nuruti orang butuh, wah enggak ada habisnya,” jawabnya. Ia berencana mengamalkan sebagian uang itu, berharap bisa bermanfaat bagi masyarakat. Gesang juga hendak memberi adik kandungnya, Thoyib (80), yang hidup membujang, dan tengah menderita stroke. (ASA) Dikutip dari - kompas.com |
G E S A N G - Royalti Satu Semester