Home Tentang Kami Hubungi Kami New Release Cara Pemesanan Artis
 
 
Login Member
 
 
Dapatkan lagu-lagu produksi GNP di :
 
KATALOG PRODUK (KASET, CD, VCD, DVD)
 
   
 
 
Profil Artis

CLARISSA TAMARA
 
 

Widya Kristianti berucap, “Biola termasuk salah satu instrument yang paling rumit dipelajari, tapi melalui album perdana ini Clarissa sudah membuktikan semuanya.” Tamam Hoesein mengatakan, “Luar biasa! The star is born!”

Dian HP berkomentar, “Kado yang sangat pantas diberikan orangtua pada anak-anak. Angin sejuk di tengah angin panas album-album dewasa yang beredar saat ini!”

 
Itulah yang diungkapkan oleh musisi-musisi handal Indonesia terhadap album perdana Clarissa Tamara , seorang violinist berusia 8 tahun.
 

Clarissa Tamara dan biola

Sejak kecil Clarissa Tamara sudah bersahabat dengan musik, karena ayahnya seorang musisi dan mempunyai sekolah musik & studio di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Minatnya pada biola mulai tampak pada ketika Clarissa melihat Henry Lamiri menggesek biolanya untuk mengisi jingle di studio ayahnya. Clarissa yang biasanya tidak bisa diam, kali ini bisa duduk manis berjam-jam menonton Henry hingga selesai rekaman.
 
Sesudah Henry pulang, Clarissa berkata kepada ibunya, “Ma, aku mau belajar itu!” sambil menunjuk biola kecil yang dibelikan ayahnya sejak ia berusia 2 tahun. Saat itu Clarissa berusia 3tahun dan bahkan belum tahu nama alat musik yang dimainkan Henry itu biola.
 
Sesudah Henry pulang, Clarissa berkata kepada ibunya, “Ma, aku mau belajar itu!” sambil menunjuk biola kecil yang dibelikan ayahnya sejak ia berusia 2 tahun. Saat itu Clarissa berusia 3tahun dan bahkan belum tahu nama alat musik yang dimainkan Henry itu biola. Kemudian ibunya sibuk mencari kursus biola untuk Icha, tetapi sayang semua tempat kursus menolak dengan alasan usianya yang terlalu muda, minimal harus 6 tahun baru bisa kursus. Akhirnya orangtuanya memutuskan untuk membuka sendiri kelas biola junior di Cadenza. Guru pertama Clarissa adalah alm pak Legiono. Setiap hari Clarissa berlatih biola selama 2 jam hingga 4 jam sampai jarinya lecet-lecet, tapi keinginannya untuk belajar tidak pernah pupus, Karena kemajuan permainannya yang pesat, orangtuanya mencoba mengikutsertakannya Icha pada Kids Talent Contest. Bersaing dengan ratusan anak dibawah usia 12 tahun dan melewati 3 hari audisi, Icha yang saat itu berumur 5 tahun berhasil menjadi juara 1. Tawaran untuk bermain biola mulai datang di berbagai event, mulai dari acara amal di panti asuhan, mal, Da Vinci Building, BMW Club gathering sampai Natalan Nasional 2007 di Balai Sidang Senayan yang disiarkan secara langsung di televisi nasional. Tujuannya adalah memupuk percaya diri dan menambah jam terbang Clarissa bermain biola. Menjadi violinist adalah cita-citanya, namun ia juga ingin menjadi dokter anak karena kesukaannya kepada anak kecil, bahkan dia pernah meminta kepada ibunya untuk memberikan dia 10 orang adik. Clarissa Tamara “8” : Menjelang usia 6 tahun, ayahnya memutuskan untuk membuatkan album untuk Clarissa Dan di album ini Clarissa terlibat penuh, dimulai dari ide-ide untuk lagu-lagunya. Karena belum mampu untuk menulis sendiri ide-idenya tersebut, Clarissa kecil banyak dibantu oleh ayahnya dan omnya, Marcel Aulia, yang juga seorang musisi. Clarissa sendiri menyukai hampir semua jenis musik oleh sebab itu album inipun terdiri dari berbagai jenis musik yang berbeda. Lagu pertama yang dia buat adalah Mobil Kecilku. Sejumlah musisi ternama seperti Tamam Hoesein, Henry Lamiri, Marcel Aulia, Indro Harjodikoro dan Uce Haryono, turut memberikan kontribusi melalui permainan mereka di album ini. Proses rekaman untuk Icha semua dilakukan di studio ayahnya di rumah tetapi untuk para musisi pendukung dilakukan di studio Cadenza. Disamping kesibukannya bersekolah dan kursus, Clarissa selalu setia menyempatkan diri untuk mengikuti setiap sesi rekaman untuk albumnya ini sekalipun sampai dini hari. Setelah hampir dua tahun proses rekaman, terkumpulah sekitar 20-an lagu, yang kemudian diseleksi menjadi 10 lagu instrumental dan bonus 1 lagu dimana Clarissa juga bernyanyi selain bermain biola. Jadilah album ini diberi judul “ 8 ” karena dirilis pada saat Clarissa berusia delapan tahun, di tahun '08. Track list :
  1. Aku Cinta D Minor (lagu yang diciptakan ayahnya untuk album Clarissa)
  2. A Friend (duet dengan Henry Lamiri)
  3. Ondel-ondel (ciptaan alm. Djoko S, lagu rakyat kesukaan Clarissa)
  4. Hungarian Dance no.5
  5. 4x3 Violins (Clarissa mengisi seluruh 12 track dalam lagu ini sendirian)
  6. Aku Ingin Main Jazz (Clarissa bermain lagu jazz bersama musisi-musisi idolanya Tamam
Hoesein, Uce Haryono , Indro Hardjodikoro,)
  1. Long-long Ago (lagu kenangan Clarissa di saat awal belajar biola)
  2. Flying Elephant (Tercipta dari imajinasi Clarissa)
  3. Mobil Kecilku (Cerita tentang mobil kecil yang selalu dipakai orangtuanya mengantarkan Clarissa ke sekolah)
  4. Salam Dangdut (jawaban Clarissa atas tantangan dari ayahnya untuk memainkan musik dangdut)
  5. Bonus track (vocal):

 

Kring-Kring .Halo (menampilkan vokal Clarissa yang polos kekanakan, dibantu dengan dialog bersama adiknya,

Vivaldi Biodata

Nama lengkap : Clarissa Tamara

Nama panggilan : Icha

Tempat, tgl lahir : Jakarta, 28 April 1999

Nama ayah : Ferdinand Marsa

Nama ibu : Margaretha Sugito

Nama adik : Clarentio Vivaldi Clarence Manzo

Sekolah : SD Don Bosco 2 , Pulo Mas, Jakarta

Hobby : makan & bermain Cita-cita : dokter anak

Musisi favorit : Vanessa Mae, Henry Lamiri

 
 
» Stanza
 
» Iin Indriani
 

» Tuti Maryati

 
» Clarissa Tamara
 
» Sambasunda
 
» Harry & Iin
 
» Sundari Soekotjo
 
» Lidya Lau
 
» Mus Mulyadi
 
» Gens 21
 
 
 
 
  Copyright 2010 PT. Gema Nada Pertiwi